Zulhas Tinjau Pasar, Stok Aman
Bisnis Online Tanpa Modal — Pemerintah memastikan ketersediaan bahan pangan di Makassar, Sulawesi Selatan, tetap aman menjelang bulan Ramadan. Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyatakan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga karena sebagian komoditas justru berada di bawah rata-rata nasional.
Ia menyampaikan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung di Pasar Pabaeng-baeng, Makassar, Jumat (6/2).
Dari hasil pengecekan lapangan, pemerintah menemukan harga bahan pangan masih terkendali tanpa lonjakan signifikan.
Beberapa komoditas bahkan tergolong murah, khususnya cabai:
- Cabai keriting: sekitar Rp20.000/kg
- Cabai besar: sekitar Rp20.000/kg
- Cabai rawit: sekitar Rp50.000/kg
Menurut Zulkifli Hasan, kondisi ini cukup berbeda dengan daerah lain yang biasanya mengalami kenaikan harga menjelang Ramadan.
Harga Ayam Lebih Murah dari Jawa
Harga daging ayam ras juga masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Di Makassar, ayam dijual sekitar Rp33.000 per kilogram. Sebagai perbandingan, harga ayam di Pulau Jawa bisa mencapai Rp36.000 per kilogram.
Hal ini menunjukkan distribusi dan pasokan di wilayah Sulawesi Selatan berjalan baik.
Untuk komoditas utama, pemerintah memastikan stok beras dalam kondisi sangat cukup.
Cadangan beras di Sulawesi Selatan saat ini mencapai sekitar 500 ribu ton, sehingga dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.
Selain itu, harga beras juga masih stabil tanpa gejala kenaikan.
Harga Telur Relatif Terkendali
Harga telur ayam juga masih stabil di Makassar, sekitar Rp55.000 per dua kilogram.
Menurut pemerintah, salah satu faktor penahan kenaikan harga adalah pola konsumsi masyarakat setempat yang lebih banyak mengonsumsi ikan sebagai sumber protein dibanding telur.
Dengan kondisi stok melimpah dan harga terkendali, pemerintah meminta masyarakat tidak melakukan panic buying menjelang Ramadan.
Distribusi bahan pangan dipastikan terus dipantau agar kestabilan harga tetap terjaga hingga bulan puasa.
