Shopee Dorong Industri Buku Lokal lewat Festival Penulis Lokal 2026

Shopee Dorong Industri Buku Lokal lewat Festival Penulis Lokal 2026

Bisnis Online Tanpa Modal — Platform e-commerce Shopee kembali menghadirkan Festival Penulis Lokal 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan industri literasi nasional sekaligus perlindungan hak cipta karya penulis Indonesia di era digital.

Program hasil kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif itu berlangsung mulai 5 hingga 24 Mei 2026 dan menawarkan berbagai promo menarik bagi pecinta buku lokal.

Melalui kampanye tersebut, pengguna dapat menikmati potongan harga hingga 50 persen serta tambahan voucher diskon sampai Rp20 ribu untuk berbagai koleksi buku karya penulis Indonesia.

Beberapa judul populer yang ikut meramaikan program ini antara lain novel pengembangan diri “Seorang Wanita yang Ingin Menjadi Pohon Semangka di Kehidupan Berikutnya” karya Andreas Kurniawan serta novel fiksi “Pukul Setengah Lima” karya Rintik Sedu.

Selain promo diskon besar, Shopee juga menghadirkan program Serba Rp17 Ribu untuk sejumlah novel lokal favorit yang banyak diminati pembaca Indonesia.

Shopee Perkuat Perlindungan Hak Cipta Penulis Lokal

Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, mengatakan Festival Penulis Lokal bukan hanya sekadar kampanye promosi, tetapi juga bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kreatif dan perlindungan hak kekayaan intelektual (HKI).

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program serupa pada tahun sebelumnya menjadi alasan Shopee kembali menghadirkan Festival Penulis Lokal pada 2026.

Shopee menilai perlindungan karya penulis lokal menjadi langkah penting di tengah berkembangnya transaksi digital yang semakin pesat.

Karena itu, perusahaan terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran buku bajakan melalui berbagai sistem dan kebijakan yang lebih ketat.

Salah satu langkah yang dilakukan ialah pengecekan produk setiap hari, baik secara manual maupun otomatis, guna mendeteksi buku yang diduga melanggar aturan atau mengandung unsur pembajakan.

Produk yang terbukti melanggar langsung diturunkan dari platform untuk menjaga keamanan transaksi dan melindungi hak cipta penulis.

Penjual Buku Bajakan Terancam Sanksi Tegas

Shopee juga menegaskan akan memberikan sanksi berat terhadap penjual yang terbukti memperdagangkan buku bajakan atau produk yang melanggar kebijakan barang terlarang dan dibatasi.

Sanksi tersebut mulai dari penghapusan produk, pemblokiran akun sementara, hingga penutupan akun penjual secara permanen.

Selain pengawasan internal, pengguna Shopee juga dapat ikut berpartisipasi melaporkan produk yang diduga bajakan melalui fitur “Laporkan Produk Ini” yang tersedia di aplikasi.

Shopee ikut menyediakan Brand IP Portal untuk mempermudah penulis maupun pemilik hak cipta dalam mendaftarkan karya, melaporkan dugaan pelanggaran, serta memantau proses penanganan laporan secara langsung.

Perusahaan mengklaim sistem tersebut berhasil mempercepat proses penanganan pelanggaran hak cipta selama tahun 2025.

Shopee menyebut seluruh laporan yang terbukti melanggar di Brand IP Portal telah ditindaklanjuti dalam waktu maksimal tiga hari kerja, termasuk penurunan produk dan pemberian sanksi kepada pelanggar.

Lewat kombinasi antara kampanye literasi dan penguatan perlindungan hak cipta, Festival Penulis Lokal 2026 diharapkan mampu mendorong pertumbuhan industri buku lokal yang lebih sehat, inklusif, serta berkelanjutan di tengah perkembangan dunia digital.