Kepala BGN Sidak SPPG Bogor, Soroti Menu hingga Kebersihan Dapur

Kepala BGN Sidak SPPG Bogor, Soroti Menu hingga Kebersihan Dapur

Bisnis Online Tanpa Modal — Tak lama setelah resmi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono langsung meninjau operasional salah satu dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). Inspeksi mendadak dilakukan pada dini hari di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pasir Kuda 03, Kota Bogor.

Kegiatan tersebut dibagikan melalui akun Instagram resminya pada Jumat (24/7). Dalam video yang diunggah, Sudaryono terlihat tiba sekitar pukul 02.15 WIB untuk melihat langsung proses persiapan makanan bagi para penerima manfaat program MBG.

Menurut Sudaryono, sidak ini tidak hanya bertujuan mengevaluasi kesiapan dapur, tetapi juga memberikan motivasi kepada seluruh petugas agar terus menjaga kualitas pelayanan.

Ia menegaskan bahwa dapur yang sudah bekerja dengan baik akan mendapat apresiasi. Sementara itu, berbagai kekurangan yang ditemukan akan segera diperbaiki agar makanan bergizi benar-benar dapat diterima masyarakat yang membutuhkan, terutama anak-anak dan ibu hamil.

Selama peninjauan, Sudaryono memeriksa sejumlah aspek penting, mulai dari kualitas bahan makanan, sistem pengelolaan limbah, hingga menu yang disiapkan untuk dibagikan kepada penerima manfaat.

Tekankan kualitas menu dan keamanan pangan

Selain mengecek proses produksi makanan, Sudaryono meminta pengelola SPPG memperhatikan variasi menu agar lebih sesuai dengan selera para siswa tanpa mengurangi nilai gizinya.

Ia menilai masukan dari penerima manfaat dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan, termasuk mengetahui jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi maupun yang kurang diminati.

Sudaryono juga memeriksa berbagai fasilitas pendukung di dapur, seperti kamera pengawas (CCTV), alat pengukur suhu, serta kelembapan ruang penyimpanan bahan pangan. Menurutnya, pengendalian suhu dan kelembapan sangat penting untuk menjaga kualitas bahan makanan serta mencegah kerusakan.

Di sisi lain, ia mengingatkan pengelola agar tetap melibatkan pemasok lokal dalam memenuhi kebutuhan bahan baku. Namun, kualitas produk tetap harus menjadi prioritas utama demi menjamin keamanan pangan.

Menutup kunjungannya, Sudaryono meminta seluruh petugas menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan mengutamakan kebersihan selama proses pengolahan makanan. Ia menegaskan bahwa kasus keracunan pangan tidak boleh terjadi dalam pelaksanaan program MBG.

Menurutnya, kondisi dapur yang dikunjungi secara umum telah memenuhi standar kebersihan. Meski demikian, evaluasi akan terus dilakukan di seluruh SPPG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan.

Sudaryono juga mengajak masyarakat dan media untuk ikut mengawasi pelaksanaan program MBG. Ia memastikan setiap laporan mengenai dapur yang bermasalah akan ditindaklanjuti. Jika pengelola tidak bersedia melakukan perbaikan setelah diberikan teguran, operasional dapur tersebut akan dihentikan.

Sebelumnya, Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 22 Juli 2026. Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.