Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Tingkatkan Legalitas dan Penjualan

Tokopedia dan TikTok Shop Bantu UMKM Tingkatkan Legalitas dan Penjualan

Bisnis Online Tanpa Modal — Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bandung mendapat kesempatan memperoleh sertifikat halal tanpa biaya melalui program yang digagas Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia. Inisiatif ini menyasar pelaku usaha terpilih sekaligus memberikan pendampingan untuk membantu mereka mengembangkan bisnis di tengah persaingan perdagangan digital.

Tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar halal, program tersebut juga mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk dan memperluas jangkauan pasar. Peserta yang lolos seleksi akan didampingi sejak proses pendaftaran hingga sertifikat halal diterbitkan.

Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia, Vonny Susamto, mengatakan sertifikasi halal dapat menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen. Bagi pelaku UMKM, sertifikat tersebut juga berpotensi meningkatkan daya tarik produk di pasar lokal maupun internasional.

Dalam keterangannya di Bandung pada Selasa (20/10/2026), Vonny menyoroti pentingnya peningkatan kualitas produk seiring berkembangnya ekonomi digital. Menurutnya, pertumbuhan bisnis perlu diikuti dengan kepatuhan terhadap ketentuan usaha agar UMKM mampu bersaing secara berkelanjutan.

Peserta Mendapat Pelatihan Pemasaran Digital

Selain bantuan sertifikasi halal, program ini menyediakan pelatihan pemasaran digital untuk mendukung penjualan produk melalui platform perdagangan elektronik.

Materi yang diberikan mencakup cara menyusun strategi penjualan daring, mengelola toko digital, hingga membuat konten promosi yang menarik perhatian calon pembeli. Keterampilan tersebut diharapkan membantu peserta memasarkan produk secara lebih efektif dan menjangkau konsumen yang lebih luas.

Pendampingan dari proses sertifikasi hingga pemasaran menjadi bagian dari upaya membantu UMKM mengembangkan bisnis secara menyeluruh. Dengan begitu, pelaku usaha tidak hanya memperoleh dukungan untuk memenuhi persyaratan produk, tetapi juga mendapatkan bekal untuk meningkatkan penjualan.

Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia menyebut program edukasi kepatuhan dan pengembangan usaha mereka telah menjangkau lebih dari 2.500 UMKM di lima kota.

Peserta mendapatkan informasi mengenai sejumlah aspek penting dalam menjalankan bisnis, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI), hak kekayaan intelektual (HKI), hingga sertifikasi halal.

Pengetahuan tersebut diperlukan agar pelaku usaha dapat memahami kewajiban legalitas sekaligus memperkuat fondasi bisnis mereka. Pemenuhan aspek tersebut juga dapat membantu UMKM menjalankan usaha dengan lebih terarah.

Dukungan tidak berakhir setelah sesi pelatihan selesai. Peserta tetap bisa berkonsultasi melalui grup pendampingan untuk memperoleh bantuan ketika menghadapi kendala operasional maupun pemasaran saat berjualan di Tokopedia dan TikTok Shop.

Materi Pembelajaran Bisa Diakses Kembali

Untuk mendukung proses belajar yang berkelanjutan, materi pelatihan tersedia melalui Pusat Edukasi Penjual di kedua platform. Fasilitas ini memungkinkan pelaku usaha mempelajari kembali materi yang dibutuhkan saat mengembangkan bisnis.

Vonny menilai keterlibatan pemerintah dan sektor swasta diperlukan untuk mempercepat transformasi digital UMKM. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelaku usaha terhadap edukasi, pendampingan, dan fasilitas pengembangan bisnis.

Melalui program ini, Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia berharap UMKM tidak hanya mampu memenuhi persyaratan sertifikasi halal, tetapi juga semakin siap menghadapi persaingan di pasar digital. Pendampingan berkelanjutan diharapkan turut mendukung pertumbuhan usaha serta meningkatkan daya saing produk lokal.