Naiknya Rupiah ke Rp16.578 Setelah Libur Panjang Waisak
Bisnis Online Tanpa Modal — Pada perdagangan hari ini, Rabu (14/5), nilai tukar rupiah dilaporkan naik ke Rp16.578 per dolar AS setelah libur panjang Waisak. Di mana nilai rupiah menguat 49 poin atau 0,29 persen dari perdagangan sebelumnya.
Beberapa mata uang negara Asia juga menguat terhadap dolar AS. Di antaranya, Yen Jepang yang naik 0,21 poin atau 0,14 persen, sementara untuk won Korea Selatan naik 1,62 poin atau 0,11 persen.
Kemudian, peso 0,035 poin atau 0,06 persen, lalu ringgit Malaysia naik 0,0125 poin atau 0,29 persen.
Selain itu, mata uang negara-negara maju juga ikut naik. Yakni dolar Australia yang naik 0,0009 poin atau 0,14 persen, euro Eropa naik 0,0036 poin 0,32 persen, poundsterling Inggris naik 0,0057 poin atau 0,43 persen, serta franc Swiss naik 0,0036 poin atau 0,43 persen.
Di saat yang sama, beberapa nilai tukar mata dilaporkan uang turun yakni dolar Singapura melemah 0,0011 poin atau 0,08 persen. Kemudian ada yuan China yang turun 0,0112 poin 0,16 persen, sedangkan baht Thailand turun 0,099 piin atau 0,30 persen.
Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, beberapa hari terakhir karena tekanan dari dolar AS, rupiah sempat melemah.
Mata uang Negeri Paman Sam sendiri sempat menguat karena kesepakatan sementara As-China terkait tarif dagang. Akan tetapi, Lukman melihat tren rebound di beberapa mata uang negara Asia.
”Namun, tekanan dolar AS seharusnya tidak akan berkepanjangan mengingat perkembangan positif pada tarif juga berimbas positif pada mata yang negara-negara Asia dan negara berkembang,” terang Lukman, melansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (13/5).
Lukman sendiri memprediksi bahwa nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini mencapai berkisar di Rp16.550 hingga Rp 16.700.
