Kain Indonesia by Shifara Perkuat Batik di Dunia Kerja

Kain Indonesia by Shifara Perkuat Batik di Dunia Kerja

Bisnis Online Tanpa Modal — Saat ini, busana batik semakin digemari sebagai pakaian kerja sebab bisa memberikan kesan profesional dengan nilai budaya. Melihat tren tersebut, Kain Indonesia by Shifara menghadirkan koleksi busana kantor modern yang dirancang khusus untuk perempuan aktif.

Merek lokal ini mengusung konsep ready to wear yang praktis dan fleksibel, sehingga busana dapat digunakan saat bekerja di kantor hingga menghadiri agenda santai setelahnya. Pendiri Kain Indonesia by Shifara, Sinta Paramitha, menyasar perempuan profesional sebagai target utama produknya.

”Kami fokus memproduksi busana jadi dengan konsep office wear yang bisa dipakai dari kantor ke acara santai. Target utama kami adalah perempuan,” ujar Sinta dalam keterangan tertulis, Jumat (16/1).

Terinspirasi Lingkungan Batik Pekalongan

Kecintaan Sinta terhadap batik tumbuh sejak lama. Tinggal di Pekalongan yang dikenal sebagai kota batik membuatnya akrab dengan proses dan nilai di balik wastra Nusantara. Perjalanan ke berbagai daerah bersama orang tuanya juga memperluas pemahamannya terhadap ragam kain tradisional Indonesia.

Kesadaran untuk ikut melestarikan batik semakin kuat ketika ia mengetahui ekspor batik Indonesia mengalami penurunan sejak 2012. Kondisi tersebut diperparah saat pandemi, di mana jumlah pengrajin kain Indonesia tercatat berkurang lebih dari 100 ribu orang.

Tak hanya penurunan jumlah pengrajin, ancaman klaim budaya dari negara lain turut mendorong Sinta untuk bergerak. Melalui Kain Indonesia by Shifara, ia berupaya mengeksplorasi kekayaan wastra Nusantara dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam setiap koleksinya, Sinta menggunakan beragam kain tradisional seperti Endek Bali, Jumputan Palembang, Jumputan Yogyakarta, hingga Batik Pekalongan. Busana dirancang agar bisa dikenakan oleh perempuan dengan berbagai ukuran, sehingga memudahkan kebutuhan seragam kantor maupun komunitas.

Model pakaian juga terus disesuaikan dengan tren fesyen terkini tanpa meninggalkan kenyamanan. Pemilihan bahan menjadi perhatian utama agar busana tetap nyaman dipakai untuk aktivitas sehari-hari.

Berkembang Bersama Rumah BUMN BRI

Perjalanan bisnis Kain Indonesia by Shifara semakin berkembang setelah bergabung dengan Rumah BUMN BRI Jakarta. Melalui program ini, Sinta mendapatkan pendampingan intensif mulai dari digital marketing, strategi pemasaran, operasional bisnis, hingga pengelolaan keuangan.

Pendampingan tersebut membantunya menyelesaikan berbagai tantangan usaha dan meningkatkan efisiensi bisnis. Ilmu yang diperoleh kemudian diterapkan langsung untuk memperkuat strategi pemasaran dan operasional produk.

Usai proses pendampingan, Kain Indonesia by Shifara turut berpartisipasi dalam berbagai kegiatan BRI, mulai dari bazar UMKM hingga program BRI Inkubator, yang membuka peluang kolaborasi dan perluasan pasar.

”BRI memberikan banyak fasilitas, dari ilmu yang bisa langsung diterapkan sampai kesempatan pameran yang membantu meningkatkan brand awareness,” ungkap Sinta.

Memberdayakan Perempuan Lewat Batik

Kehadiran Kain Indonesia by Shifara tidak hanya mendorong produktivitas Sinta, tetapi juga menggerakkan perekonomian perempuan di sekitarnya. Seluruh proses kerja, mulai dari penjahit hingga admin pengemasan, melibatkan perempuan dari berbagai usia dan latar belakang.

Sinta meyakini perempuan Indonesia memiliki peran besar dalam menjaga sekaligus memperkenalkan batik ke kancah global.

Sementara itu, Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa Rumah BUMN BRI hadir sebagai wadah kolaboratif untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM.

Program pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen BRI dalam mendorong ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Hingga kini, BRI telah membina 54 Rumah BUMN serta menyelenggarakan lebih dari 18.218 pelatihan bagi UMKM di berbagai daerah.

”Pendampingan berkelanjutan dan akses ke ekosistem digital terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup pelaku usaha dan membuka peluang pasar yang lebih luas,” pungkas Dhanny.