Bulan: Agustus 2025

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025, Kalah dari Vietnam

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025, Kalah dari Vietnam

Bisnis Online Tanpa Modal — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,12 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II 2025. Angka ini menunjukkan tren positif dan bahkan melampaui ekspektasi sejumlah pihak, namun belum menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.

Vietnam Tertinggi, Indonesia Kedua di ASEAN

Dari empat negara ASEAN yang sudah merilis data pertumbuhan ekonomi kuartal II 2025—yaitu Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura—Vietnam mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 7,96 persen yoy, menurut laporan Reuters.

Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan kuartal I 2025, ketika ekonomi Vietnam tumbuh 6,93 persen.

Sementara itu, Indonesia menempati posisi kedua dengan 5,12 persen. Disusul Malaysia 4,5 persendan Singapura 4,3 persen.

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia tak hanya melampaui ekspektasi domestik, tapi juga mengungguli beberapa negara besar. Misalnya, Amerika Serikat hanya tumbuh 3 persen pada periode yang sama, meskipun juga lebih tinggi dari proyeksi awal yang sebesar 2,3 persen.

China mencatatkan pertumbuhan 5,2 persen pada kuartal II 2025, sedikit melambat dibanding kuartal I yang sebesar 5,4 persen. Meski begitu, tetap lebih baik dari prediksi analis sebesar 5,1 persen.

PDB Indonesia Capai Rp5.947 Triliun

BPS mengungkapkan bahwa produk domestik bruto (PDB) Indonesia berdasarkan harga berlaku mencapai Rp5.947 triliun, sementara PDB atas dasar harga konstan berada di angka Rp3.396,3 triliun.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh. Edy Mahmud, menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal ini salah satunya didorong oleh peningkatan investasi infrastruktur atau Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB).

“PMTB tumbuh signifikan dari 2,12 persen di kuartal I menjadi 6,99 persen pada kuartal II. Ini didorong proyek-proyek besar yang sedang berjalan,” ujar Edy dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (5/8).

Proyek Infrastruktur Jadi Penopang Ekonomi

Beberapa proyek yang berperan besar dalam mendorong investasi meliputi:

  • Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat Seksi IV
  • Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Paket IIA)
  • Proyek nasional pembangunan 3 juta rumah
  • MRT Fase 2A DKI Jakarta dan MRT Bali
  • Pembangunan Tanggul Laut Fase C Jakarta
  • Terowongan Samarinda

Proyek-proyek tersebut tidak hanya mempercepat pertumbuhan sektor konstruksi, tetapi juga menciptakan multiplier effect ke sektor lainnya.